Toto Sudiyanto, S.Kom

Ketua Kompetensi TEKNIK KOMPUTER dan JARINGAN

LAB. Bahasa SMKN1 BONGAS

Siswa yang sedang praktek di Lab Bahasa (Meliputi pembelajaran KKPI, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia)

Praktikum Perakitan PC

Salah satu Kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa Teknik Komputer dan Jaringan

Jaringan Internet

Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet.

Jaringan Komputer:

Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).

Study Tour

Kegiatan wisata siswa di Solo - Jogja

Sabtu, 17 Maret 2012

Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer

Saat ini banyak sekali cabang untuk Ilmu komputer, antara lain adalah Rekayasa Perangkat Lunak (software engineering), System bisnis cerdas, Sistem Informasi, serta tak lupa ilmu mengenai jaringan komputer. Diantara cabang ilmu diatas, yang paling sering terdengar belakangan ini adalah mengenai jaringan komputer.

Dalam jaringan komputer banyak sekali yang harus dipelajari, antara lain mengenai internet, TCP/IP, HTTP, pengamanan jaringan, jaringan multimedia, simulasi jaringan dan masih banyak sub-sub ilmu yang harus dipelajari. Namun yang menjadi dasar adalah bagaimana kita paham tentang dasar jaringan komputer itu sendiri, untuk itu kita tidak hanya membaca teori semata, kita juga harus praktek di lapangan agar mengerti.
Tapi betapa butuh biaya yang sangat banyak jika kita ingin mempraktekkan sebuah jaringan komputer (walaupun yang sederhana), oleh karena itu, Cisco sebagai perusahaan terkemuka di bidang jaringan meluncurkan sebuah aplikasi yang sangat menolong bagi kita yang ingin menyimulasikan jaringan komputer, yaitu dengan Cisco Packet Tracer.

Packet tracer merupakan sebuah software yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi jaringan. Untuk mendapatkan software ini sangatlah mudah, karena kita bisa mendapatkannya secara gratis dari internet. Kita bisa langsung mengunduhnya di http://www.mediafire.com/download.php?c85b7ov91d8b6xd

Karena disini saya akan membahasa mengenai sedikit tutorial mengenai membuat jaringan, maka untuk proses download dan instalasi (yang sangat mudah) tidak perlu saya jelaskan. Oke langsung saja kita menuju tutorial.
  • Klik start -> Programs -> Packet Tracer
  • Atau klik iconnya pada desktop
Berikut ini tampilan worksheet nya.

Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

  • Untuk menambahkan device ke area kerja, maka dapat dilakukan langkah-langkah berikut
    • Pilih salah satu device yang akan ditambahkan dengan cara klik iconnya
    • Pilih salah satu jenis device yang akan ditambahkan dengan cara klik dan drag atau klik salah satu icon kemudian klik pada area kerja.
Oke, disini kita akan menyimulasikan jaringan sederhana, ambil saja contoh sebuah warnet dengan 1 router, 1 hub dengan 9 PC client.
Disini kita langsung definiskan terlebih dahulu berapa IP untuk masing-masing PC tersebut.

Nama PC IP Address Subnet Mask Default Gateway
Router1 192.168.1.1 255.255.255.0
PC-0 192.168.1.2 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-1 192.168.1.3 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-2 192.168.0.4 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-3 192.168.0.5 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-4 192.168.0.6 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-5 192.168.0.7 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-6 192.168.0.8 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-7 192.168.0.9 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-8 192.168.0.10 255.255.255.0 192.168.1.1
  • Buat sebuah jaringan seperti gambar berikut, karena defaultnya isi slot dari sebuah hub adalah 6, kita akan menambahkannya menjadi 10 dengan men-drag modul di pojok kanan bawah ke slotnya hub.
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

  • Langsung saja kita mulai mengkonfigurasi seluruh devicenya. Untuk pertama kali kita konfigurasi router1. Klik tab config, Kita masukkan IP address dan mask-nya sesuai dengan table.
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

  • Untuk hub tidak ada konfigurasi, karena digunakan sebagai perantara.
  • Sekarang kita konfigurasi untuk semua clientnya.
  • Berikut ini cara konfigurasi PC-0 (gunakan juga cara ini untuk PC-PC lainnya)
  • Double click gambara PC nya, kemudian pilih tab config, kemudian pilih setting, isi gatewaynya sesuai dengan table, kemudian pilih FastEthernet dan isikan IP addres dan mask sesuai dengan tabel.

Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

  • Setelah selesai mengkonfigurasi semuanya. Kita akan mengetesnya, apakah jaringan yang kita buat sudah benar atau tidak. Caranya adalah dengan menggunakan fasilitas Ping di setiap PC.
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

  • Double-klik sembarang PC, kemuadian pilih tab Desktop, lalu pilih Command Prompt. Lalu kita ketikkan perintah Ping[spasi]IP tujuan
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

  • Jika terdapat reply, maka sudah terhubung satu dengan IP tujuan, gunakan fasilitas ini untuk mengecek keseluruhan IP
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

  • Jika sudah me-reply semuanya, maka jaringan anda sudah benar dan siap dipakai 
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image

Dengan adanya software simulasi semacam packet tracer, maka sangat memberi kemudahan untuk mempraktekkan teori-teori yang telah kita dapat. Kita hanya perlu menginstall software, tidak perlu membeli device-device yang kita perlukan. Dan software ini biasa juga digunakan untuk para ahli jaringan sebelum mendeploy sebuah jaringan di perusahaan atau instansa-instansi terkait. So, mengapa kita tidak mencobanya?



Kamis, 01 Maret 2012

Perbedaan hub dan switch

Apa itu Hub dan Switch

Switch ialah sebuah perangkat keras yang memungkinkan terjadinya distribusi packet data antar komputer dalam jaringan dan mampu untuk mengenali topologi jaringan di banyak layer sehingga packet data dapat langsung sampai ke tujuan.

Hub ialah perangkat jaringan yang sederhana. Hub tidak mengatur alur jalannya data di jaringan, jadi setiap packet data yang melewati Hub akan dikirim (broadcast) ke semua port yang ada hingga packet data tersebut sampai ke tujuan. Hal tersebut dapat membuat hub menjadi collisions dan memperlambat jaringan. (Hub juga sering dikenal dengan nama repeater)

Switch dan Hub sebenarnya memiliki fungsi yang sama, karena dengan menggunakan salah satu diantaranya kita tetap bisa membuat Jaringan Komputer, tapi penggunaan Switch akan lebih cepat daripada Hub apalagi bila jaringan yang kita punya sangat besar.

Perbedaan Hub dan Switch

Perbedaan Hub dan Switch terletak dari bagaimana packet data / informasi yang dikirim kepada mereka diproses. Ketika data masuk atau datang ke Hub, Hub akan mengambil data tersebut dan akan mentransmisikannya ke setiap komputer yang terhubung ke Jaringan.

Tetapi lain halnya dengan Switch, ia akan menerima data tersebut dan hanya akan mengirimkannya ke komputer yang berkepentingan menerima data tersebut.

Penggunaan Switch akan memotong penggunaan bandwith jaringan anda secara signifikan, terutama bila kita memiliki jaringan dengan banyak komputer dan semuanya sibuk untuk mengirim dan menerima data disaat bersamaan. Keunggulan switch yang lain ialah data akan lebih aman dari aksi pencurian data dengan cara sniffer.

Switch : Managed dan Unmanaged

Saat membeli switch kita akan diberi beberapa pilihan tipe, ada tipe yang managedunmanaged, dan smart managed. Selain itu ada juga beberapa switch yang memiliki fitur khusus.

Bila kita memiliki jaringan dengan komputer yang relatif sedikit seperti rumah atau kantor kecil, kita dapat menggunakan Switch dengan fitur Unmanaged. Tipe ini cukup praktis karena kita tidak perlu melakukan konfigurasi untuk penggunaannya dan harganya lebih murah. Cukup hubungkan / colok kabel LAN ke switch, maka komputer akan langsung terhubung ke jaringan.


Lain halnya bila kita memiliki jaringan yang cukup besar, kita bisa menggunakan Switch dengan fitur managed. Managed Switch memiliki pilihan setting Admin dimana kita bisa membuat Virtual Lan (VLAN), menyetting kecepatan port, host dan pilihan lainnya.
Biasanya penggunaannya akan membutuhkan Web Browser atau command line dengan interface seperti telnet atau Shell untuk pengaksesan pengaturan Switch.
Sedangkan untuk Switch dengan fitur smart managed, adalah percampuran fitur antara managed dan unmanaged. Fungsinya hampir sama seperti managed tetapi menawarkan penggunaan yang lebih mudah, meskipun fitur ini tidak memiliki fitur sebanyak managed Switch.

Jadi pilih mana membeli Hub atau Switch ?

Dikantor penulis karena memang pirantinya adalah warisan dan dahulu memang jauh lebih murah membeli Hub, maka mayoritas masih menggunakan Hub sebagai penghubung komputer ke jaringan (sering terjadi collisions). Sedangkan penggunaan switch unmanaged hanya digunakan untuk Client Ncomputing saja.

Untuk saat ini popularitas Hub semakin memudar disebabkan harga switch yang semakin murah, serta fakta bahwa Switch menawarkan kinerja yang lebih baik daripada Hub. Maka sebaiknya anda membeli switch daripada membeli hub bila ingin membangun jaringan komputer. – referensi: http://en.wikipedia.org/wiki/Network_switch



Minggu, 19 Februari 2012

Cara Cek Problem IP Conflict di Windows XP

Terkadang di dalam jaringan, khususnya jaringan LAN kita sering menemukan problem IP Conflict. Dimana IP yang sudah kita gunakan rupanya digunakan juga oleh user lain didalam jaringan LAN yang sama.

Cara untuk mencari tahu siapa yang menggunakan IP kita adalah sebagai berikut :

1. Buka Start Menu - Control Panel - Administrative Tools - Event Viewer
2. Di window Event Viewer - Pilih System - Lihat di kolom sebelah kanan ada kumpulan log event
3. Cari log event untuk problem IP Conflict tersebut - Klik 2x event log tersebut
4. Maka akan muncul window baru seperti dibawah ini : 
 
Dari tampilan diatas kita bisa melihat hostname dan mac address dari PC user yang menggunakan IP Address yang anda gunakan sebelumnya dan memang alokasinya adalah untuk PC anda. nah kita tinggal melaporkan hal tersebut kepada admin jaringan ditempat anda, atau kalau anda sendiri admin jaringannya maka tinggal dilaporkan saya kepada user yang bersangkutan untuk segera mengganti IP yang digunakannya.

Semoga bermanfaat :) 
 
 

Kamis, 16 Februari 2012

HP Perkenalkan Solusi "Thin Client" untuk Dunia Pendidikan

Hewlett Packard (HP) meluncurkan HP t200 Zero Client for Multiseat, sebuah solusi komputasi yang memungkinkan 15 pengguna komputer saling terhubung hanya dengan satu komputer/server atau yang biasanya disebut teknologi "thin client".

Dengan solusi ini, bisa dibilang 15 pengguna ini mengoperasikan komputer tanpa menggunakan PC. Proses komputasi di sisi pengguna seluruhnya ditanangi oleh komputer host.
Solusi dari HP ini terdiri dari 15 unit HP t200 dan 1 unit server (host) yang juga sekaligus menjadi CPU pusatnya. Di sisi pengguna, hanya diperlukan 1 unit HP t200, monitor, keyboard, dan mouse saja.
Daya yang digunakan untuk aktivitas 15 "komputer" ini sangatlah rendah. Dengan ini, perusahaan atau lembaga yang menggunakan solusi ini bisa bisa memangkas biaya perangkat untuk PC.

Alhasil, biaya investasi untuk pembelian hardware sekaligus biaya pemakaian konsumsi listrik juga berkurang, bahkan hingga 80 persen atau hanya memerlukan daya 3 watt ketika dihubungkan dengan host.

Regional Business Manager Client Virtualization Solution Personal Systems Group South East Asia and Taiwan, Anthony Lim menjelaskan perangkat tersebut menjadi solusi bagi perusahaan yang ingin berbagi perangkat komputer tapi tidak memerlukan PC di setiap meja pengguna.
Pasalnya, fungsi PC tersebut sudah langsung digantikan oleh perangkat HP Compaq Multiseat ms6200 Desktop yang berfungsi sebagai host.

"Perangkat ini dirancang untuk mendukung produktivitas dan efisiensi penggunanya, baik dalam hal waktu maupun biaya investasinya," kata Anthony di Jakarta, Selasa (31/1/2012).

Prinsip Kerja
Pengguna hanya memerlukan perangkat monitor, HP t200 Zero Client for Multiseat (sebagai konektor) dan HP Multiseat ms6200 Desktop PC (yang berfungsi sebagai host).
Komputer host/server untuk HP t200 Zero Client menggunakan Microsoft Multipoint Server 2011.
Berdasarkan studi dari HP, pengguna bisa memakai 15 komputer sekaligus ke sebuah host. Koneksi yang digunakan bisa memakai USB maupun Ethernet.

Dengan model koneksi tersebut, pengguna utama bisa memantau 14 komputer lain baik dalam kinerja biasa hingga pemantauan akses internet (web control).
Untuk pemasangan perangkat ini pun cukup sederhana karena hanya memakan waktu hanya 10-15 menit untuk mengatur semua perangkat tersebut. Pasalnya, pemasangan perangkat ini bisa dilakukan secara plug and play.

Target pasar
Perangkat tersebut dirancang khusus untuk mendukung produktivitas dan efisiensi bisnis terutama pengusaha skala kecil dan menengah (UKM), pusat pelatihan, perusahaan call center, sekolah, kantor medis, kampus, perusahaan manufaktur dan perusahaan yang memiliki banyak pekerja di dalam suatu ruangan dan harus memakai komputer.

Untuk saat ini potensi yang disasar adalah lembaga pendidikan. Pasalnya lembaga tersebut paling membutuhkan perangkat untuk menunjang sistem pengajaran siswa.

"Produk ini sudah mulai dipakai di Semarang, selanjutnya akan ke Surabaya, Medan dan Bandung. Jakarta sudah pasti menjadi target utama kita," tambah Market Development Manager HP Indonesia, Antonni.

Paket Harga
HP menyediakan paket-paket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Antara lain:

1. Paket kecil (untuk 5 orang pengguna) dengan harga 550 dollar AS akan mendapatkan:
- Empat unit HP t200
- Lima monitor 18,5 inci
- Satu host (server mini atau PC pusat)

2. Paket besar (untuk 15 pengguna) dengan harga 8.250 dollar AS akan mendapatkan:
- 14 unit HP t200
- 15 monitor 18,5 inci
- Satu host
- 15 keyboard dan mouse
- Lisensi penuh Microsoft Windows

Namun, lanjut Antonni, jika pengguna sudah memiliki monitor HP sebelumnya, pengguna cukup membeli/menambahkan host atau konektor client (HP t200) saja. Harga konektor client tersebut sekitar 200 dollar AS per unit.


sumber: Kompas

Corel Video Studio Pro X4 With Keygen

Corel® VideoStudio® Pro X4 is the powerful, creative and easy way to take your video footage from shoot to show—fast. Quickly load, organize and trim SD or HD video clips. Cut together your production from templates and get creative with effects, music, titles, transitions and more. Explore new Stop Motion Animation and Time-Lapse tools, then export to 3D! It’s everything you need for professional-quality video editing.

Create, edit, render and share faster than ever with VideoStudio® Pro X4—your complete video-editing software for making HD movies. Now optimized for the latest hardware from Intel® and AMD, VideoStudio Pro X4 lets you see results on screen faster than ever. Make a movie, and then share it anywhere—on iPhone®, mobile device, disc, your favorite website or your TV. VideoStudio Pro X4. Live life. Make movies.
  • Stop Motion Animation – create your own animated movie starring people, toys or objects
  • Flexible workspace – drag to resize and move panels, even across two monitors
  • Time-Lapse Effect – easily and quickly create time-lapse sequences from photos or videos
  • Advanced editing – have fun making movies with quick access to professional editing tools
  • Export in 3D – turn your 2D video into a 3D movie
  • Easy HD sharing – author and burn HD movies directly to DVD and Blu-ray Disc™
  • Online sharing – upload movies directly to YouTube™, Vimeo®, Flickr®, Facebook® and other website.  
Screenshot : 

Bonus! 3D glasses and Free Tutorial Videos

Save your 2D movies in 3D or upload them to YouTube™ 3D, then watch them with your free 3D glasses. (Glasses in box version only.) Get the tips and advice you need with free tutorials within the enhanced Corel Guide.

Simple steps to great-looking movies

  • Enhanced! Instantly find your movie elements from the streamlined navigation panel
  • New! Drag to resize and move panels, even across two monitors
  • Enhanced! Use the Timeline to place titles on any track, add transitions, and apply settings and filters to multiple clips

Your vision—now on screen!

  • New! Create your own animated movie with Stop Motion Animation
  • New! Show a day in the life of your neighborhood in minutes with the Time-Lapse effect
  • Enhanced! Put a movie together in no time with Instant Projects
  • New! Amaze your audience by turning a 2D video into a 3D movie

Outstanding speed for incredible HD

  • Enhanced! Save time and edit and render faster with support for new high-performance hardware, including 2nd generation Intel® Core™ and AMD processors
  • Enhanced! Quickly author HD movies to DVD and Blu-ray Disc™ with integrated burning tools

Share and show anywhere

  • Enhanced! Upload directly to YouTube™, Vimeo®, Flickr®, Facebook® and other websites
  • Enhanced! Easily output your movie to your TV or games system
  • Share your movies on iPad®, iPhone®, PSP® and other popular devices
What's New
Power, speed and creativity in video editing is what VideoStudio Pro X4 is all about. Combining outstanding performance with amazing new creative options, in a workspace that's even easier to use, VideoStudio Pro X4 is your number one choice when you want to make great-looking movies fast.

System Requirements

  • Microsoft® Windows® 7, Windows Vista® or Windows® XP with latest service packs installed (32-bit or 64-bit editions)
  • Intel® Core™ Duo 1.83 GHz, AMD Dual-Core 2.0 GHz or higher recommended
  • 1 GB RAM (2 GB or higher recommended)
  • 128 MB VGA VRAM or higher (256 MB or higher recommended)
  • 3 GB of free hard drive space
  • Minimum display resolution: 1024 x 768
  • Windows®-compatible sound card
  • Windows®-compatible DVD-ROM drive for installation
  • Recordable Blu-ray™ drive required for creating Blu-ray™ discs
  • Internet connection required for online features and tutorial videos

Input/Output Device Support:

  • 1394 FireWire® cards for use with DV/D8/HDV™ camcorders
  • Support for OHCI Compliant IEEE-1394
  • USB Video Class (UVC) DV cameras
  • Analog capture cards for analog camcorders (VFW WDM support for Windows XP and Broadcast Driver Architecture support for Windows Vista and Windows 7)
  • Analog and Digital TV capture devices (Broadcast Driver Architecture support)
  • USB capture devices: Web cameras and disc/memory/hard drive camcorders
  • Windows®-compatible Blu-ray™, DVD-R/RW, DVD+R/RW, DVD-RAM or CD-R/RW drive
  • Apple® iPhone®, iPad®, iPod classic® with video, iPod touch®, Sony® PlayStation Portable®, Pocket PC, smartphones

Input Format Support:

  • Video: AVI, MPEG-1, MPEG-2, AVCHD™, MPEG-4, H.264, BDMV, DV, HDV™, DivX®, QuickTime®, RealVideo®, Windows Media® Format, MOD (JVC® MOD File Format), M2TS, M2T, TOD, 3GPP, 3GPP2
  • Audio: Dolby® Digital Stereo, Dolby® Digital 5.1, MP3, MPA, WAV, QuickTime, Windows Media® Audio
  • Images: BMP, CLP, CUR, EPS, FAX, FPX, GIF, ICO, IFF, IMG, J2K, JP2, JPC, JPG, PCD, PCT, PCX, PIC, PNG, PSD, PSPImage, PXR, RAS, RAW, SCT, SHG, TGA, TIF, UFO, UFP, WMF
  • Disc: DVD, Video CD (VCD), Super Video CD (SVCD)

Output Format Support:

  • Video: AVI, MPEG-2, AVCHD, MPEG-4, H.264, BDMV, HDV, QuickTime, RealVideo, Windows Media Format, 3GPP, 3GPP2, FLV
  • Audio: Dolby Digital Stereo, Dolby Digital 5.1, MPA, WAV, QuickTime, Windows Media Audio, Ogg Vorbis
  • Images: BMP, JPG
  • Disc: DVD (DVD-Video/DVD-R/AVCHD), Blu-ray Disc™ (BDMV)
  • Media: CD-R/RW, DVD-R/RW, DVD+R/RW, DVD-R Dual Layer, DVD+R Double Layer, BD-R/RE 
 How to Instal :
1. Install Corel Video Studio X4 to completion
2. Run Video Studio X4 - It will appear as in Figure 1
3. Click CONTINUE

 
4. If you do not connect the Internet - You Choose REGISTER LATER - Continue - Continue to STEP 5


 
    * However, if your Internet Connect, I suggest you to Registration.
    * Registration is Free. that is by entering the data.
      (Data must be valid no ko ...)
    * After filling in the data, then click SUBMIT then select CONTINUE
5. Once the program is open VideoStudio X4, is now EXIT again.

 
    So there will be a notification TRIAL.
6. Choose "Already purchased" (Bottom Left Corner)

 

7. Run Keygen - Select Program "Corel VideoStudio X4"
    (Do not Close X4 KEYGEN and VideoStudio before it's finished)

8. Copy from Keygen Serial to Serial Number on Corel's Column (Column top)

9. Click on "Phone Corel"

10. Copy of Corel Instalation Code into Keygen (No sign "-")

11. Then click on Keygen Activation - The Activation Code will be formed on Keygen
     * Copy from Keygen Activation Code into Corel - Then Click CONTINUE

12. FINISHED




Corel Video Studio Pro X4

Keygen Corel Video Studio Pro X4



sumber: 

Selasa, 14 Februari 2012

Step by Step Dial Up (PPPoE) Speedy dengan Winbox Mikrotik

Mikrotik punya kelebihan sendiri dalam hal dialup internet. Fasilitas PPPoEnya telah dikemas dengan sangat kompak sehingga proses setting bisa dilakukan dengan cepat. Disamping itu proses dialup nya sendiri juga sangat cepat. Paling tidak jika dibandingkan dengan Dialup dari Windows (paling lambat) bahkan dari modem sendiri.

Pada posting sebelumnya saya menulis tentang cara setting dialup speedy dari router mikrotik melalui command line. Namun bagi yang lebih nyaman dan menyukai mode GUI, kali ini saya sajikan setting dialup melalui Winbox. Mari kita mulai…


PERSIAPAN
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, saya sarankan Anda melakukan backup setting modem Speedy Anda terlebih dahulu. Hampir tiap modem dilengkapi dengan fasilitas ini. Konfigurasi yang diberikan oleh petugas dapat Anda backup dalam bentuk satu file yang kelak dapat Anda panggil lagi untuk mengembalikan setting modem ADSL ke kondisi semula dengan mudah.

Silakan masuk ke jendela setting Modem dengan memuka browser dan masukkan alamat modem (defaultnya: http://192.168.1.1).

Masuk pada bagian informasi service seperti berikut dan catat semua keterangan tentang LAN dan WAN yang ada.

 
Jika semua sudah siap,

1. Pertama kali, Anda perlu mempersiapkan modem terlebih dahulu. Set fungsi modem sebagai bridge, bukan sebagai PPPoE Dialer. Saya pernah pake modem Articonet ACN-100R dan TP-Link TD8117 Cara settingnya kurang lebih sama.
Buka browser Anda, masukkan alamat modem (defaultnya adalah http://192.168.1.1)
Untuk Articonet:
  • Masukkan username dan password : admin/admin
  • Pilih menu “Advanced Setup> “WAN” , klik tombol “Edit” Masukkan nilai PVC Configuration : (masukkan nilainya sesuai wilayah TELKOM masing-masing daerah). Nilai ini dapat Anda lihat di sini.
    VPI = X (setting saya=8)
    VCI = XX (setting saya=81)
    informasi ini bisa didapatkan dari petugas Telkom atau teknisi yang melakukan instalasi. 
  • Service Category = UBR Without PCR, kemudian klik Next
  • Connection type = Bridging
  • Encapsulation = LLC, kemudian klik tombol Next
  • Tandai check box pilihan “Enable Bridge Service”, Next dan akhiri dengan Save
  • Selanjutnya pilih Save/Reboot, tunggu beberapa saat +- 2 menit hingga proses reboot modem selesai.
Untuk Modem TP-Link TD8117 lebih mudah. Setelah login, ikuti saja langkah step-by-step nya dari Menu Start Up > Wizard > Pilih koneksi Bridge > Akhiri dengan klik Finish

2. Selanjutnya setting IP untuk masing-masing LAN Card Anda. Jika Anda menemukan kesulitan setting IP ini, saya punya panduannya di sini, jadi satu dengan setting dialup speedy via command line. Topologi yang saya buat sebagai berikut:

[INTERNET]—[MODEM ADSL]——[ROUTER MIKROTIK]——[SWITCH]——[CLIENT]
xxx.xxx—192.168.1.1/192.168.1.100—192.168.1.103/192.168.30.1—192.168.30.2-192.168.30.254
*UPDATE*

Keterangan:
Masing-masing hardware berikut memiliki 2 IP, satu IP untuk koneksi UP (ke atas) dan satu IP untuk koneksi DOWN (kebawah). Hardware yang saya maksud adalah Modem ADSL dan Router dengan keterangan sebagai berikut:
MODEM:
- Up: 125.164.xxx.xxx –> IP Public dari Speedy, IP ini otomatis akan Anda dapatkan dari server speedy saat Anda melakukan dialup.
- Down: 192.168.1.100 –> Atur IP statis ini di bagian setting LAN modem. IP ini yang digunakan untuk melakukan koneksi dengan Router/jaringan di bawah modem.

ROUTER Mikrotik:
- Up: 192.168.1.103 –> Setting IP ini di Ethernet card pertama yang Anda gunakan untuk menghubungkan Router dengan Modem. Perhatikan, IP dan netmasknya harus dalam satu range dengan IP Modem.
- Down: 192.168.30.1 –> IP untuk Gateway LAN dan pedoman IP client. Atur setting IP ini di Ethernet card kedua.


3. Buka Winbox, kita akan mulai setting PPPoE-Client mikrotik.
  • Login ke Winbox, masukkan ip address Anda, dalam hal ini IP mikrotik dari LAN. Dalam contoh saya memakai 192.168.30.1. Masukkan juga username dan password.
  • Dari tampilan utama, pilih menu PPP untuk mengakses halaman berikut
    menu ppp mikrotik
  • Klik tanda + untuk menambahkan PPPoE Client dari box PPP, kemudian pilih menu PPPoE Client
    add new ppp client
  • Maka akan muncul box New Interface, kemudian pada tab General di field Name kita beri nama
  • koneksi PPPoE tersebut dalam artikel ini menggunakan nama “pppoe-speedy”. Pilih “interface” yang Anda gunakan. Interface ini adalah Ethernet yang tersambung ke modem ADSL. Dalam contoh kasus di sini, saya pilih ethernet dengen IP 192.168.1.103.
    general setting pppoe-client mikrotik
  • Tetap dalam New Interface, pilih tab Dial Out. Masukkan username dan password account speedy. Biarkan setting lainnya dalam keadaan default. Pastikan Anda mencontreng pilihan Add Default Route di bawah ini.
    interface setting pppoe-client speedy di mikrotik
  • Klik OK untuk mengaktifkan setting yang baru kita buat.
Selanjutnya diamkan sejenak dan tunggu Mikrotik tugasnya melakukan untuk dial ke speedy. Jika setting kita sudah benar makan muncul hasil setup kita sebelumnya. Jika kita perhatikan, kolom uptime akan berjalan dan menghitung durasi koneksi speedy.
Untuk melakukan cek, silakan pilih Tools > Ping, masukkan alamat yang akan diping. Di sini saya masukkan alamat web ini, www.guntingbatukertas.com. Hasilnya tampak seperti berikut.
ping hasil koneksi speedy mikrotik
setting ip address network setting di windows
4. Anda tinggal mengarahkan IP Gateway komputer klien ke router mikrotik ini.
Akhirnya ping dari sisi klien untuk memastikan koneksi berjalan lancar.
Bagaimana, mudah bukan?


guntingbatukertas

Panduan Setting Dial Up Speedy dengan Router Mikrotik


Tip ini saya tulis dari pengalaman saya memakai Speedy dengan modem ADSL Articonet ACN-100R dan TP-Link TD 8817 yang kualitasnya tidak jauh berbeda. Dari pengalaman, jika dial-up speedy dilakukan oleh kedua modem tersebut, secara periodik koneksi akan terputus tanpa sebab yang jelas. It sucks! Menurut analisa beberapa rekan dan tenaga outsource Telkom Speedy sendiri, hal ini disebabkan karena buffer memori modem sudah kelebihan beban. Hal ini menyebabkan proses dialing terganggu.
Karena sampai beberapa tahap gangguan ini membuat jengah, saya kepikiran untuk mengalihkan fungsi dial-up koneksi speedy ke komputer yang difungsikan sebagai router.

Saat itu saya langsung teringat pada beberapa perangkat komputer yang sudah tidak digunakan lagi teronggok di gudang. Daripada beli komputer atau router baru, mending saya ‘hidupkan kembali’ perangkat-perangkat veteran tersebut agar bisa merasakan masa kejayaannya lagi. he he he …

Inilah spesifikasi perangkat veteran tersebut yaitu sebuah PC dengan processor P III 750MHz , 256MB SDRAM, dan sebuah harddisk 40GB. Ya, lumayan lah…

Selanjutnya komputer Veteran saya akan mengambil alih tugas modem melakukan dial-up speedy. Kurang dari 5 menit, seting mikrotik sudah selesai. Selanjutnya saya tempatkan posisinya dalam jaringan sebagai berikut

[INTERNET]—[MODEM ADSL]——[ROUTER MIKROTIK]——[SWITCH]—[CLIENT]
xxx.xxx—192.168.1.1/192.168.1.100—192.168.1.103/192.168.30.1—192.168.30.2-192.168.30.254

PERSIAPAN
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, saya sarankan Anda melakukan backup setting modem Speedy Anda terlebih dahulu. Hampir tiap modem dilengkapi dengan fasilitas ini. Konfigurasi yang diberikan oleh petugas dapat Anda backup dalam bentuk satu file yang kelak dapat Anda panggil lagi untuk mengembalikan setting modem ADSL ke kondisi semula dengan mudah.
Silakan masuk ke jendela setting Modem dengan memuka browser dan masukkan alamat modem (defaultnya: http://192.168.1.1).

Masuk pada bagian informasi service seperti berikut dan catat semua keterangan tentang LAN dan WAN yang ada.

SETTING MODEM ADSL
Buka browser Anda, masukkan alamat modem (defaultnya adalah http://192.168.1.1)
  • Masukkan username dan password : admin/admin
  • Masuk ke menu “Advanced Setup” kemudian pilih “WAN” dan klik tombol “Edit” Masukkan nilai PVC
  • Configuration : (masukkan nilainya sesuai wilayah TELKOM masing-masing daerah)
  • VPI = X (setting saya=8)
  • VCI = XX (setting saya=81)
  • informasi ini bisa didapatkan dari petugas Telkom atau teknisi yang melakukan instalasi.
  • Service Category = UBR Without PCR, kemudian klik Next
  • Connection type = Bridging
  • Encapsulation = LLC, kemudian klik tombol Next
  • Tandai check box pilihan “Enable Bridge Service”, Next dan akhiri dengan Save
  • Selanjutnya klik tombol Save/Reboot, tunggu beberapa saat +- 2 menit hingga proses reboot modem selesai.
    Jika Anda menggunakan paket Modem TP-Link TD8117 caranya lebih mudah. Ikuti saja langkah step-by-step nya dari Menu Start Up > Wizard > Pilih koneksi Bridge > Akhiri dengan Finish 

    SETTING ROUTER MIKROTIK
    Sudah banyak dimaklumi bahwa Mikrotik agak susah memberikan identifikasi pada Lan Card. Agar lebih mudah mengingat, Pertama kita beri nama masing-masing LAN Card yang ada pada Mikrotik. sebagai berikut.
    /interface ethernet set ether1 name=speedy
    /interface ethernet set ether2 name=lokal
    Setelah masing-masing LAN card diberi nama, tentukan IP-nya
    ip address add address=192.168.1.103/24 interface=speedy
    ip address add address=192.168.30.1/24 interface=lokal
    periksa apakah nama card lan dan ip yang diberikan sudah benar.
    ip address print
    Kemudian lakukan test ping ke masing masing IP tersebut untuk memastikan konfigurasi sudah tepat.
    Selanjutnya, aktifkan fitur PPOE Mikrotik untuk melakukan dial ke modem ADSL Speedy. Berikut ini akan kita bahas cara dial-up dengan menggunakan baris perintah di terminal. Anda bisa juga lakukan hal ini lewat Winbox. Baca juga Panduan Setting PPOE-Client Speedy dari Winbox di bagian lain blog ini.
    /interface pppoe-client add name=pppoe-client-speedy user=142xxxxxxxxx@telkom.net
    password=XXXXXXXXXX interface=speedy service-name=internet disabled=no
    /ip route add gateway= 125.124.123.1
    Keterangan: IP Gateway ini bisa ditemukan dari dengan mengetik perintah ipconfig dari command pada saat speedy sudah di dial dari Windows. Anda juga bisa dapatkan informasi ini dari informasi konfigurasi modem (lewat browser seperti yang disampaikan pada setting modem di atas) atau yang sudah Anda catat sebelumnya.
    Periksa sekali lagi apakah settingan yang kita lakukan sudah benar dengan:
    /ip route print
    SETTING DNS
    Masukkan kode berikut untuk melakukan setting DNS Speedy:
    /ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-request=yes
    /ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-request=yes
    Selanjutnya setting masquerade, untuk meneruskan perintah dari routing dari semua client ke NAT firewall mikrotik.
    /ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade
    Langkah terakhir, buka winbox, pada menu pppoe yang barusan Anda buat, masuk ke menu PPP > Interfaces > dobel klik koneksi Anda > pilih Tab Dial Out, pastikan untuk menandai check box “add default route”.


    Setelah Proses diatas selesai, lakukan ping ke 202.134.0.10. jika koneksi terhubung berarti Gateway speedy sudah dimasukkan dalam daftar mikrotik dan Anda dapat mulai berselancar.
    TROUBLESHOOT
    Jika BELUM UP, periksa kembali:
    1. Cek koneksi kabel dari modem ke perangkat mikrotik
    2. Cek username dan password speedy
    Jika Ping belum jalan atau muncul pesan error “Invalid value for argument addresses” berarti ada satu hal yang terlewat.
    • Buka Winbox, masuk menu PPP. Dobel klik pada ppoe yang aktif. Tandai Check Box “Add default route” dan “Use peer DNS
    Jika masih ada yang bingung, baca panduan di forum dan lihat step-by-step video tutorial dari forum sebelah jika diperlukan. Baca juga pengalaman seorang rekan tentang setting mikrotik.



    guntingbatukertas

    Mikrotik Winbox Tutorial

    Winbox adalah utilitas kecil yang memungkinkan administrasi Mikrotik RouterOS menggunakan GUI cepat dan sederhana. Ini adalah biner Win32 asli, tapi dapat dijalankan di Linux dan Mac OSX menggunakan Wine.

    Semua fungsi antarmuka Winbox sedekat mungkin untuk Konsol fungsi, itulah sebabnya ada bagian Winbox tidak di manual.
    Beberapa maju dan konfigurasi sistem yang penting tidak mungkin dari winbox, seperti perubahan alamat MAC pada interface.

    Winbox loader dapat didownload langsung dari router.
    Buka browser Anda dan masukkan alamat IP router, RouterOS sambutan halaman akan ditampilkan.  


    Klik pada link dibawah untuk mendownload winbox.exe



    Manual Book WinBox silahkan download Link dibawah:

    Minggu, 12 Februari 2012

    Tutorial Mikrotik Step By Step

    Sekilas Mikrotik
    Mikrotik sekarang ini banyak digunakan oleh ISP, provider hotspot, ataupun oleh pemilik warnet. Mikrotik OS menjadikan computer menjadi router network yang handal yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan tool, baik untuk jaringan kabel maupun wireless.

    Dalam tutorial kali ini penulis menyajikan pembahasan dan petunjuk sederhana dan simple dalam mengkonfigurasi mikrotik untuk keperluan-keperluan tertentu dan umum yang biasa dibutuhkan untuk server/router warnet maupun jaringan lainya, konfirugasi tersebut misalnya, untuk NAT server, Bridging, BW manajemen, dan MRTG.
    Untuk Panduan lengkap-nya silahkan downlod link dibawah ini :



    Untuk Software Mikrotik 2.9.27 ISO Crack Silakan download dibawah ini:




    Download WinBox (WinBOX is a Secure GUI/ Graphical Client used to configure MikroTik Appliances):




    Jumat, 16 Desember 2011

    Simulasi Perakitan PC dan Laptop dengan Cisco IT-Essentials Virtual v4.0


    Cisco IT Essentials Virtual Desktop dan Laptop v4.0 adalah software simulasi bagi Anda yang ingin belajar merakit Komputer Desktop dan Laptop. Disertai petunjuk mengenai pemasangan, detail hardware, dan lainnya. Cocok bagi Anda yang ingin belajar merakit atau membongkar komputer tanpa harus khawatir rusak.

    Bagi anda yang sering mengoprek PC atau Laptop, pasti sudah tidak asing lagi dengan hardware - hardware yang terisntal didalam PC atau Laptop tersebut. Tetapi bagi seorang pemula, hardware - hardware tersebut mungkin suatu hal yang asing, mungkin baru pertama kali dilihat.

    Biasanya orang hanya tahu nama dari sebuah hardware, tetapi secara fisik orang tidak pernah melihatnya, 
    terutama bagi mereka yang baru mengenal Komputer. Selain mengenal semua hardware yang terinstal, software ini juga memberikan pengetahuan kepada user tentang merakit sebuah PC dan Laptop dari awal.
    Software ini sangat cocok untuk para pengajar atau pelajar yang ingin mempelajari cara merakit sebuah PC atau Laptop. Dengan software ini anda tidak memerlukan hardware - hardware yang nyata untuk belajar merakit PC dan Laptop.

    Aplikasi ini mungkin lebih cocok disebut sebagai Tutorial merakit PC dengan virtual PC, karena aplikasi ini ditujukan untuk itu. Tampilan aplikasi ini sangat mudah dan juga sangat detail dan hampir sama sepeti aslinya pada gambar hardwarenya.

    Aplikasi tidak hanya memberikan petunjuk bagaimana dalam merakit sebuah PC, tetapi meng-ikutsertakan user dalam merakit-nya, dengan kata lain user yang merakit PC virtual ini. Silakan anda explore sendiri aplikasi ini untuk lebih jelasnya.

    Jadi bagi yang ingin tahu caranya memasang sebuah hardware yang ada didalam casing anda, maupun cara merakit sebuah PC, aplikasi ini merupakan solusi yang tepat untuk anda, karena hanya dengan "manual book" bagi sebagian orang itu masih belum cukup.

    Cara menjalankan Cisco IT-Essentials Virtual Desktop dan IT-Essentials Virtual Laptop cukup extract file hasil download terus double clik file "Index" 

    Cisco IT-Essentials Virtual Desktop v.4.0

    Cisco IT-Essentials Virtual Laptop v.4.0


    Simulasi Instalasi Sistem Operasi Windows XP




    Catatan:
    Software ini berbasis java berati berjalan di aplikasi Browser seperti IE, Mozzila, Chrome dsb, asal sudah terinstal Java Runtime dan Flashplayerjika tidak,..maka tidak akan terbuka/berjalan.